Sabtu, 28 September 2013

MY COLLECTION

IZINKAN AKU MENGELUH
Ini tentang cerita kehidupan, kehidupan yang penuh dengan luka liku perjalanan. Tak mudah memang untuk menyusurinya, namun disanalah letak makna dari kehidupan itu sendiri. banyak asa, rasa, suka dan duka. Yahh seperti saat ini, seperti detik ini yang aku rasakan. Rasa pahit asam masa lalu yang masih membekas dalam benak, masa manis dan lada masa ini, yang sedang aku nikmati dan aku jalani dan masa penuh Tanya yaitu dimasa depanku yang ada di depan mata. Rumput hijau dan ilalang inilah yang selalu menemani keheningan ku setiap aku mengenang semua memori nostalgia setiap detik gambaran hidupku, dan gemercik air itu, serta sepoi angin yang selalu memanjakanku jika aku tersesat dalam memori kelamku.. indah nya tempat ini membuat aku nyaman dan betah menghilangkan penat dan menunggu waktu kedatangan janjinya kepadaku..ya..tempat ini, tempat dimana rangkaian janji terucap dan bahkan sampai saat ini kata itu sangat sangat masih terngiang ditelingaku.
Tak lama aku terhanyut dalam alunan nada suram tiba-tiba “hei nona manis”. Sapaan itu membuatku sedikit terenyah dan membuatku tersadar dari lamunan. “suara itu…” aku melirih dalam hati, dan ia ternyata benar, suara yang tak asing aku dengar ditelingaku setiap ucap katanya, nada suaranya, dan cirri khas sapaannya. Dadaku berdegup kencang, anganku melayang tinggi tak terbatas, jiwaku seolah terbawa angin terombang ambing bak daun kering yang jatuh, ya Rabb ada apa ini?bahkan aku tak kuasa melirik sumber suara sapaan tadi. Sekali lagi aku mendengar “hei,,gadis kecil “ dan kini panggilan itu seolah-olah memberikan energy untuk aku meliriknya. Luar biasa bayangan itu kini Nampak diretina mataku berwujud dikedua bola mataku dan nyata dihadapanku. Sesosok makhluk yang tidak asing dalam pandanganku yang telah lama hilang dan kini dia berdiri dibelakangku. “ka..ka..kamu..” aku tertegung melihat bayangan itu hadir lagi dalam pandanganku, tak ada yang berubah darinya hanya ada sedikit garis-garis halus disekitar wajahnya, namun tak sedikitpun merubah pancaran khas wajahnya yang selama ini aku kenal. “Ya..apa kabarmu nona manis” pertanyaan itu membuat aku kelu bahkan tak dapat lagi aku berani menatap wajahnya yang memberikan senyuman hangat seperti 8 tahun yang lalu tak ada yang berubah darinya, dia berjalan dan duduk mendekatiku, dengan jarak yang tidak terlalu dekat karena ia tahu bagaimana karakterku dan aturan ketat yang dibuat ibu kepadaku. Aku tersenyum seakan senyuman itu adaLah senyuman paling indah yang pernah aku lakukan. “kemana saja kamu selama ini? Kamu tahu setiap hari aku menunggu mu disini? Sampai aku jenuh harus menunggu dan menunggu, tapi entah knapa hari ini kaki ku merasa ingin melangkah lagi ke tempat ini dan ternyataa…” tak sempat aku membereskan ucapan ku tiba-tiba dia berbicara dengan gayanya yang kalem, dingin cuek dan menenangkan “dan ternyata aku menepati janjiku..”dia melanjutkan kata-kataku dengan senyumannya yang selalu ikhlas dia keluarkan untukku. “ Aku masih tetap belum percaya kau tampak dihadapanku lagi dan ada di tempat ini lagi, kau tahu berapa lama kau menghilang tanpa jejak?lihat sekarang dirimu tanda-tanda kriput sudah mulai tumbuh “. Aku berbicara sedikit meledek dan lumayan sedikit mencairkan suasana. “kamu tetap tidak berubah ya sejak kecil sampai sudah dewasa seperti sekarang ini tetap saja mungil, dan bawel tapi kamu tambah cantik dan manis.” Dia membalas gurauanku sembari tersenyum tenang dan sedikit memuji. “8 tahun yang lalu kamu masih SMP kelas 1 ya, aku masih ingat pertama aku bertemu denganmu yang masih sangat lugu kamu hampir tertabrak motor gara-gara kamu jalan-jalan pinggir jalan sambil ngelamun untung ada aku coba kalu ngga? Gak bisa ketemu aku lagi kan sekarang?” dia mengajak ku bercerita ke masa lalu dengan gaya ceritanya yang sedikit menggemaskan, mengajaku mengenang masa-masa aku pertama mengenalinya dan bersahabat dengannya. Memang usiaku dengan nya terpaut lumayan jauh waktu itu aku berumur 12 tahu dan dia 18 tahun ya seorang cowok ABG menolong seorang anak kecil yang baru akan menginjak remaja. dia sesosok pemuda yang baik hati, pintar dan tampan pula, tak sedikit juga orang-orang bilang dia mirip artis korea yang entah orang-orang menyebutkan nama artis itu siapa. aku tidak perduli dengan semua itu. Karena yang aku tahu aku telah ditolong oleh seorang pemuda tampan. “iya makasih dulu udah nolongin aku, kaya yang gak ikhlas nolongin, disebut-sebut terus, meningan gak ditolongin sekali deh gak apa apa biarpun gak ketemu kamu lagi” geramku sedikit kesal. “eehh.. nona manis mulai kesal, hehe..kamu tambah cantik deh. Aku baru sadar nay sekarang udah jadi mahasiswi sih”. Dia mulai lagi berceloteh dan meledek aku seperti dulu. Tak ada yang berubah darinya gayanya yang humoris serta semua kelakuannya yang konyol. “ih kamu ya, mentang mentang udah jadi dokter” kata ku bergurau. “lha darimana kamu tahu aku jadi dokter sekarang?” dia balik bertanya padahal tadi aku niat menjawab seadanya yang ada diotaku. “ hah?emang beneran sekarang kamu udah jadi dokter?”padahal tadi aku Cuma asal nebak aja, ia kamu belum cerita kemana aja kamu selama ini?”
Dia tersenyum sambil menatap lepas air sungai yang mengalir tanpa menatap kearahku. “ maaf nay, sebenarnya dulu aku gak bermaksud buat ninggalin kamu tanpa pamit, Cuma wktunya pada saat itu sangat mepet, tapi untung tiap kali kita kesini aku slalu berkata pasti suatu saat ketika kita harus berpisah kita akan bertemu lagi di sini dan kenyataannya ia kan, kita bertemu lagi di tempat ini. Waktu itu aku dapat peluang beasiswa buat nerusin kuliah di luar kota nay, dan kebetulan aku lulus hingga akhirnya sekarang aku telah lulus  menjadi lulusan terbaik hingga aku langsung dipekerjakan disebuah Rumah sakit dan langsung dapat izin praktek.”  “ tunggu..tunggu.. memangnya kamu kuliah dimana sama ngambil jurusan apa?ko bisa jadi dokter?” belum selesai dia berbicara, aku memotong omongannya dengan pertanyaan yang membuatnya tertawa tak tahu apa yang lucu dari pertanyaanku. “hahah nay, nay, kamu itu meskipun udah mahasiswi tetepa aja kaya anak SMP kelas 1 ya?” aku meliriknya kesal, namun dia tidak perduli dan melanjutkan cerintanya “aku dapet beasiswa kedokteran di jogya, dan berjuang disana sampai akhirnya Alhamdulillah aku bisa kembali lagi kesini melihatmu, yang sekarang telah tumbuh menjadi wanita dewasa” aku hanya diam dan tersenyum kecil menanggapinya.
***
Hari itu berlalu dengan indah, dia seorang sahabat dimasa lalu ku sekaligus seorang kaka terbaiku sampai hari ini, tapi entah kenapa keberadaannya saat ini membawa suasana yang berbeda, tak tau apa yang berbeda namun yang jelas ada perasaan aneh tergelintir dalam diriku saat ini. “nay bagaimana kuliahmu nak?” ibu sudah lama tidak mendengar ceritamu tentang perkembangan kamu dikampus? Ibu mendekatiku dan duduk disebelahku. Dan tempat inilah tempat favorit aku dan ibu jika ada dirumah, sebuah teras rumah yang sederhana namun indah dengan adanya bunga-bunga yang aku tanam disekitar pelataran rumahku sejuk sekali rasanya jika duduk ditempat itu. rumah kami memang kecil dan sangat sederhana karena aku hanya tinggal berdua dengan ibu, semenjak aku mengenal bahasa ibu tidak pernah menceritakan sosok ayah kepadaku bahkan sampai saat ini aku belum tahu siapa dan bagaimana sosok ayahku, jika aku bertanya tentang ayah, ibu pasti mengalihkan pembicaraan yah seperti itulah kehidupan ku. Aku adalah Kanaya ya ibuku memberi nama aku dengan sebutan Kanaya azalea Lubis dan aku tahu pasti nama lubis itu adalah peninggalan ayah satu-satunya karena ibu ku asli tulen orang bandung dan kami pindah rumah dari Jakarta ke Bandung saat aku keluar dari SMP, karena mungkin tadinya ibu ikut dengan ayah dijakarta ya meskipun ibu tidak banyak cerita tentang ayah namun aku selalu bisa menebak setiap ucapan-ucapan ibu yang ibu lontarkan setiap kali bercakap denganku. aku meneruskan sekolahku dibandung dan menetap sampai saat ini. sekarang kami menetap disini kota bandung . dari sanalah aku berpikir bhwa aku tahu aku adalah seorang keturunan bandung-medan dari nama belakangku. Ibu ku adalah seorang ibu skaligus ayah buat ku ibu mempunyai kesibukan dengan bisnis catringnya yang Alhamdulillah sudah di kenal dimana-mana,jadi penghasilan kami untuk kebutuhan sehari-hari tercukupi dari usaha itu, tak jarang juga aku selalu membantu buat mengantarkan catring pesanan langganan ibu, ibu juga mempunyai 3 orang karyawan di temapat catringnya dan punya tempat khusus buat usahanya ya meskipun sederhana tapi alhamdulilah. “eh..iya bu, alhamdullillah kuliahnya baik-baik saja, malah kemarin sempat ada tawaran buat ikut sleksi study banding ke newzeland tapi aku belum jawab mau ikut atau nggak nya bu.”  “eh..kenapa gak ikut nak, ikut aja itu kan kesempatan buat kamu, katanya kamu mau tau gimana diluar negri yak kan?” ibu paling tahu apa yang anaknya inginkan memang kalo boleh aku sombong otaku lumayan bisa diperhitungkan, bahkan aku bisa kuliah pun dengan modal beasiswa. Aku hanya tersenyum menanggapi pernyataan ibu. “bu, ibu tahu kan sahabat kecil aku dulu, kak fatur, dia kemarin pulang bu dan sekarang dia udah jadi dokter.” Aku mengalihkan cerita dan bercerita kepada ibu tentang hari kemarin. “siapa nay?fatur?oh yang dulu nolongin kamu ya, ia ibu masih ingat wah dia udah gede ya sekarang, memang dia pantas jadi dokter selain baik dia tampan pula.” Jawab ibu sambil sedikit melihatku dengan tatapan yang aku kurang mengerti. “iya bu, gak kerasa pula dia udah jadi orang dewasa sekarang, dulu waktu aku masih SMP dia yang suka jailin aku terus, tapi dia juga suka ngelindungin aku aneh rasanya sekarang kalo ketemu dia bu.” Aku sedikit curhat sama ibu tentang dia. Tapi ibu hanya memberikan senyuman sambil mengelus kepalaku dan beranjak pergi ke dalam rumah. Hari ini adalah hari minggu, ya ini hari libur kuliah ku, dan seperti biasa hari ini biasanya aku berkumpul bersama anak-anak di sekitar tempat tinggalku, berbagi cerita, bernyanyi dan sedikit mengajarkan ilmu keagamaan yang aku pahami. Aku senang anak-anak maka dari itu setiap satu minggu sekali aku kumpulkan mereka disebuah madrasah kecil yang tidak jauh di dekat rumah. Dan setiap pulang dari madrasah aku pasti mampir kerumah nabila, ya dia adalah sahabatku sejak SMA sampai sekarang dibangku kuliah. Dia pindah kedaerah tempat tinggalku waktu dia SMA kelas dua dan semenjak saat itulah aku gak ngerasa sendiri disini karena kemanapun aku pergi pasti dia ada, dan dia tahu semua cerita tentang aku termasuk cerita tentang dia. “assalamualaikum nabila…nabila..” seperti biasa ketika aku kerumah nabila nada panggilan khas dari masa SMA sampai sekarang aku masih pertahankan dan pasti orang-orang dirumah nabila jika mendengar suara itu sudah pasti aku dan tak ada lagi orang lain yang berkunjung kerumahnya dan berteriak-teriak seperti aku.
“ia nay masuk aja gak dikunci ko, tanggung nih lagi beresin dulu kamar aku sendirian dirumah, ibu sama bapak udah pergi kepasar”. Terdengar suara didalam mempersilahkan masuk tanpa membukakan pintu, memang itu kebiasaanya berhubung dia juga anak satu-satunya jadi ketika ayah dan ibu nya berangkat kerja dipasar otomatis dia sendiri. “kebiasaan deh, kalo aku bertamu pasti suruh buka pintu sndiri” aku menggerutu saat memasuki rumah nabila. Tanpa basa basi aku duduk di ruang tamu dan tak lama nabila pun keluar sambil membawa segelas the manis buat disuguhkan untukku “waahh tau aja kamu bil aku lagi aus nih..” kataku sambil ku teguk langsung segelas teh manis yang disuguhkan nabila “yee..emang biasanya juga kamu kaya gitu kalo kesini, dasar naya huh” jawab nabila sedikit ketus sambil senyum terpaksa. “oia bil kamu tau gak akhirnya dia datang lagi.” “dia?dia siapa nay?” nabila bertanya penasaran “seseorang teman kecil ku yang selalu aku ceritakan sama kamu, dia yang suka jailin aku, tapi dia juga yang selalu ngelindungi aku waktu aku kenapa-napa, aneh rasanya bil sekarang dia udah jadi cowok usia 26 tahun, aku pikir dia gak akan kembali lagi ke tempat itu tapi…hmmm perasaan ku dulu sama dia biasa ajah layaknya perasaan ade ke kakak nya, tapi kamu tau bil sekarang ada rasa yang aneh saat bertemu dengan nya, kata dia sekarang dia juga praktek diklinik depan jalan raya itu dikampung sebelah jadi dia bisa lebih sering menemui aku lagi sekarang, menurutmu gimana bil?” aku bertanya pendapat kepada nabila, karena hanya dia satu-satunya sahabat dekatku saat ini. “menurutku kamu sekarang lagi sakit nay.” Nabila berkomentar tanpa penjelasan “maksudmu aku sakit apa?” aku mengerutkan kening tanda ketidak mengertianku dengan pernyataan bila tadi “hahah..sekarang kan kamu bukan anak SMP lagi bil, kamu kan sekarang mahasiswi tingkat 3 21 tahun kepala 2 pula, masa kamu gak ngerti?kamu lagi sakit asmara..heheh, kamu suka ya sama siapa tuh temen yang kamu anggap kakak mu itu?” celetukan bila seolah membuatku berfikir kemana arah pembicaraannya. “ih..kamu itu apa-apan sih bahas itu segala ya gak mungkinlah bil, kamu itu ada-ada ajah yang bener atuh ngasih saran teh, mau aku guyur neh pake air teh..!” aku menyudahi pembicaraan dengan nada sedikit mengancam nabila, tapi nabila malah tersenyum lebar dan keliatan puas melihatku sepeti ini. “hmmm udah siang ya, jam berapa sih?aku pulang yah kayanya ibu sudah nunggu dirumah.” Kataku sambil pamit “ih..kamu baru juga jam 10, biasanya juga pulang ba’da dzuhur” nabila sedikit menahan ku. “ iya maaf untuk hari ini aku gak bisa lama-lama, tadi ibu pesen katanya jangan terlalu siang ada catring khusus yang harus aku antar . Besok juga ketemu dikampus, aku pamit yah asalamualaikum bila.” “iya waalaikumsalam..hati-hati nay”.
***
Yah..tengah hari bolong yang menyenangkan, ditemani tumpukan makanan dalam dus kotak dan si cantik motor metik berwarna merah bergambar animasi kartun cwe berhijab yang sedikit tersenyum lucu yang selalu menemaniku kemanapun aku pergi. Kampung sebelah sekarang yang jadi tujuan pesanan catring ibu ku. “Assalamualaikum..catring bu enci datang.” Tak lama kemudian ibu-ibu paruh baya membukakan pintu rumahnya “waalaikumslam..ehh neng naya, catring dari ibu ya?” memang tanpa aku kenalkan diri pun orang-orang daerah sini semua nya hampir mengenali ku dan catring ibuku jadi jangn heran kalo banyak yang mengenali ku tanpa harus berkenalan terlebih dahlu. “eh..iya bu, ibu ratih ya..ini catringnya 10 bungkus nasi kotak ya bu silahkan dilihat dulu takut nya ada yang kurang.” Jawabku sambil menurunkan nasi kotak di motorku.  “ ia nenk 10 bungkus, kayanya udah semuanya lengkap, makasih ya nenk apa gak mampir dulu masuk sambil minum teh?” ibu ratih menawarkan secangkir teh namun aku tolak karena tadi aku menghabiskan segelas teh dirumah nabila. “ngga bu, makasih saya pamit ya bu, kalo ada apa-apa, yang kurang atau apa tinggal telepon aja ya bu, nanti pasti saya kembali lagi.” Pamitku sambil ku parkirkan sicantik dan pergi pulang.
Dan hal yang tak pernah aku duga sebelumnya, ban motor ku kemps sungguh sialnya aku hari ini. “iihhh..kenapa sih kamu, tiba-tiba aja kemps disini, gak tau waktu banget heuuhh.. “ aku menggerutu sendiri, ngomel ngomel di depan motor seolah motor itu hidup dan hanya bisa tertunduk lesu mendengar omelan majikannya. Saat-saat seperti inilah hal yang paling menyebalkan dalam hidup, ditengah tengah terik matahari, udara kota bandung yang panas serta style hijabku yang menambah suasana mendorong motor jadi tambah menyebalkan, tapi tiba-tiba. “hei nona manis, ngapain dorong-dorong motor kaya gitu, pantes banget si jadi tukang ojeg.” Ya itu memang dia suaranya tak lantas hilang mengiang ditelingaku,sapaan khas nya yang tak mungkin orang lain menyapa dengan sapaan itu dan ledekannya yang konyol Cuma agak menyebalkan. “huh..kamu lagi, ngapain sih kamu ada disini?” aku hanya berkata sambil memalingkan muka, ya sedikit gengsilah secara lagi dorong-dorong motor.hmm “yeee ini memang daerah kekuasaan aku sekarang, kamu lupa ya, apa jangan-jangan sengaja kesini buat cari aku ya?mau dibantuin gak nona?” tawaran nya dan ocehannya membuat kepala ku berpikir, kalo aku dorong sendiri terus gak akan kuat tukang tambal ban nya jauh kalo dibantu dia huh..lagi lagi dia datang disaat aku membutuhkannya ya Alloh tanda apa ini. Tanpa aku menjawab dia mengambil alih posisi ku dan membawa motorku. “eehhh mau dibawa kemana motorku.” “tenang aja tidak akan aku jual ko, dasar nona bawel, tunggu aja di disini kebetulan ada pohon rindang, cukup lah buat kamu istirahat dan berteduh sambil menunggu motormu bisa dipakai kembali.” Tanpa aku komen aku diam dan menunggunya ditemapt yang tadi dia tunjuk. Setengah jam berlalu, dia datang dengan si cantik motorku. “hmm makasih buat bantuannya, lagi-lagi kakak udah nolongin aku.” Ucapku “hahaha..sejak kapan kamu panggil aku kakak?” bisanya juga kamu, udah nyadar ya sekarang aku udah gede?” dia malah tertawa aku memanggil dia kakak, memang sejak dulu sampai sekarang dia enggan sekali dipanggil kakak. “ih..kamu memang menyebalkan dari dulu sampe sekarang ya, aku heran kenapa ko ada ya pasien yang mau diobati sama dokter kaya kamu..! maaf sudah siang, ibu sudah nunggu, aku belum shalat dzuhur, sekali lagi makasih assalamualaikum.” pamit aku sambil memberinya muka sedikit asem “iya nona manis, waalaikumsalam hati-hati.
***
Okeh sekarang saatnya aku kenalkan dunia kampus, seperti biasa dari hari senin sampai kamis jadwal kuliah ku. Dan aku tak pernah sendiri nabila selalu ada di sampingku kebetulan satu kampus, satu kelas dan satu fakultas. Ya fakultas ekonomi menjadi pilihan kami  berhubung keluarga kami sama-sama berbisnis jadi kami berpikiran sama dengan harapan mengembangkan bisnis keluarga dan meneruskannya ya dengan jalan mendalami ilmu ekonomi. Disinilah kelas ku sebuah ruangan luas dengan deretan kursi yang rapih, bersih, ber AC pula  dan sebuah infokus telah siap menunggu tayangan-tayangan yang akan ditampilkan dosen atau mahasiswa yang siap untuk prsentasi. Aku duduk bersebelahan dengan nabila dan dibelakangku terlihat ada feri ya dia adalah sesorang yang selalu berusaha cari perhatianku huh..sangat mengganggu jika dia udah ngelakuin hal-hal yang menyebalkan. Jadi teringat hal konyol yang dia lakuin saat jam istirahat dikampus. Waktu itu dia  mengajak aku ke tengah-tengah lapang basket, tempat prakteknya orang-orang PJKR tentu tak hanya satu atau dua orang yang ada disana tapi puluhan bahkan ratusan orang, tak taulah aku tidak terlalu memperhatikan itu. “hei nay, ikut aku yu, aku ingin menunjukan sesuatu sama kamu.” Ajaknya “menunjukan apa fer?” tanpa curiga aku mengikuti nya dan sampailah aku dilapang basket tadi. Tiba-tiba dia ninggalin aku ditengah-tengah lapang dan dia berlari menuju tangga dan naik ke lantai dua kampus, aku heran pa yang mau dia lakuin. Dan tak kusangka dia berterik “kanayaaaaaaaaaaaaaa…..kamu tahu kenapa matahari itu tidak berkedip?”. Dia berteriak seperti orang stres dan menanyakan hal yang konyol sangat tak masuk akan dalam hati aku menggerutu “kenapa ini anak, salah minum obat apa, lagian emgnya mata sapi bisa berkedip.” Dan tanpa aku menjawab dia meneruskan kata-katanya “ matahari itu tidak mau berkedip karena dia tidak mau mengedipkan cahayanya untuk orang seindah kamu nay.” Aku tidk mengerti sungguh dari ungkapan feri tadi aku hanya bisa melongo terpongoh-pongoh melihat kelakuannya dn tiba-tiba tanpa ku sadari mulutku berucap “ apa-apaan sih kamu ini feri?apa maksudmu?” “nay, aku hany ingin kamu tahu, bahwa gak ada lagi yang indah di hidupku selain kamu.” Tanpa aku menunggu dia selesai aku berlari pergi dari temapt itu, sungguh peristiwa yang sangt memalukan, bayangkan tak hanya puluhan mata yang menatap tapi ratusan mata yang menyaksikan kekonyolannya, dengan sorak-sorak para penonton dilapangan itu aku mengis dan menghampiri nabila, ya memang dia satu-satunya tempat aku berbagi segala sesuatu, namun apa yang terjadi nabila yang awalnya kelihatan iba melihat aku menangis dan mendekapnya tiba-tiba tawanya meledak ledak seperti bom hirosima dan Nagasaki ketika mendengarkan ceritaku tentang apa yang dilakukan feri tadi. “ hei nay, tugas mu MSDM mu beres?” pertanyaan nabila menyadarkan lamunanku tentang feri. “kenapa kamu nay, ditanya ko malah kaya orang yang sedang mengingat-ngingat hal yang menakutkan.” Belum aku menjawab nabila tau kalau aku sedang memikirkan hal yang sangat mengerikan dalam sejarah hidup ku. “em..ngga,nggak kenapa-napa ko, eh ia kenapa tadi kamu nanya apa?” aku tidak mungkin cerita kalau aku sedang membayangkan kejadian dengan feri lagi ke nabila karena aku tau dia pasti akan tertawa seperti orang gila. “huhh.. kamu tugas MSDM kamu udah belum? Yang aku mah belum, aku belum dapet sumbernya,ai kamu gimana?” nabila mengulangi pertanyaannya. “ iya sama aku juga belum beres baru beberapa poin yang aku bereskan,nyantay aja , nantikan dikumpulinnya juga pas UTS yak an? Masih sebulanan lagi ini.” Jawabku santai. Dan inilah saatnya dosen yang ditunggu-tunggu akhirnya msuk ya mata kuliah yang kurang aku sukai, aku sendiri tidk tahu kenapa bisa tidak suka dengan mata kuliah yang satu ini mungkin factor utamanya adalah pembawaan dosennya yang selalu monoton dan mengubrak ngabrik pokok-pokok bahasan materi kuliah ekonomi manajerial, huuhh sumpeh deh bawaannya ngantuk sama satu pun materi gak ada yang terselip dimemori otakku semuanya diubrak abrik sama cerita-cerita pengalaman nya yang entah ada hubungannya atau tidak dengn pokok bahasan, namun apa boleh buat ini adalah perjuangan, amanah dan tugas harus tetap semangat. Ya seperti itulah keseharianku di kampus. Dengerin dosen, dapet tugas, buat makalah, observasi, diskusi, berargumen dan bla..bla..bla..
***
Kembali mengingat dia, dia yang selalu jadi Tanya dalam hati ini, dia yang selalu hadir dalam angan ini dan bayangan dia yang selalu dan dimanapun mataku terbuka, oh ya Alloh pertanda apakah ini? Grrrttt..grtttt..grrttt.. aku tersentak dari lamunanku suara getar handphone ku berbunyi ada satu pesan yang ku terima dan aku terkejut ketika aku baca isi pesan itu.
085223xxx : hei nona manis, apa kabarmu malam ini sudah hampir sebulan lagi kita tidak bertemu, apa kabar dengan ibu mu?semenjak aku kembali belum pernah aku bertemu ibu lagi.”)
Tanganku bergetar saat membaca pesan itu, dadaku berdegup kencang entah apa yang terjadi dengan ku. Aku bingung darimana dia dapat nomor telepon aku. Aku tak tahu harus menjawab pesan itu dengan tulisan apa tapi aku mencoba memberanikan diri mengetik.
Balas : ia, ibu baik. :D
085223xxx: yee jutek amat sii nona :p samapikan salamku sama ibu. Besok-besok aku main kerumahmu. Bukan buat ketemu kamu tapi buat ketemu ibu :p hihi
Balas : dasar dokter aneh, siapa pula yg mau ktmu km..!! :@
Dan sudah tak ada lagi balasan darinya, aku juga tidak terlalu memperdulikan darimana dia dapat nomor telepon aku, tapi meskipun begitu sms itu membuat malam ku terasa sangat singkat. hmmm kenapa lagi ini ya rabbi.
***
kadang setiap ada waktu senggang aku sempatkan untuk pergi ke tempat biasa tempat dimana aku bisa mengenang dia. Ya seperti itulah meskipun sekarang keadaan nya sudah berbeda namun tak ada yang hilang dan yang berubah ditemapt ini, masih sama seperti 8 tahun yang lalu.hmm belum sempat aku terhanyut ke alam bayang sosok nya tiba-tiba nyata dihadapanku. “ nona manis, lagi mikirin aku ya?” seperti biasa pasti kata-kata itu yang keluar dari mulutnya. “yee..apaan nggak enak aja, memangnya kalau aku kesini Cuma buat mikirin kamu apa?!” jawabku sinis seperti biasa. “hei nona jutek, nanti malam aku mau berkunjung kerumahmu sekalian silaturahmi, kebetulan aku gak ada dinas malam. bilang sama ibu masakin makanan kesukaan aku yah ibu mu kan hafal bener apa yang aku suka, aku gak punya waktu banyak jangn lupa sampein ya.” Dia hanya berucap dan pergi bagai angin yang mengirim pesan. Tapi kata-katanya lagi-lagi membuat hati ini merasakan hal yang aneh, entah apa yang jelas membuat ku tak henti tersenyum sendiri sepanjang perjalanan pulangku dari tempat itu. “assalamualaikum bu, nay pulang..” aku membuka pintu rumah sambil mencari ibu “waalaikumsalam eh nay, dari mana aja?ibu nunggu kamu lo dari tadi, anter ibu belanja yu?” ibu menjawab salam ku dan tanpa menghiraukan aku baru datang, ibu sudah mengajaku belanja, tapi tetap itu perintah yang tak dapat aku abaikan “okeh, siap bu bos..! eh ia bu emm,tadi aku ketemu kak fatur dan katanya mau kerumah ketemu ibu,katanya sih kangen, semenjak dia kesini belum sempet ketemu ibu. Dan katanya juga dia minta dimasakin tumis kangkung sama tempe goreng,biasa tuh makanan kesukaan dia.” Aku menceritakan pesan dia ke ibu. Ibu terdiam sejenak, raut mukanya berubah 180 drajat seolah-olah berusaha menyembunyikan sebuah kesedihan, namun aku tak dapat ibu bohongi seberapa pintar pun ibu menutupinya aku pasti tau. “bu..ibu..kenapa?ada yang salah dengan kata-kata nay?apa ibu tidak mengizinkan kak fatur kerumah?”.  Aku mencoba menyadarkan lamunan ibu “oh..iia.. kenapa nay?maaf ibu hanya teringat seseorang kalo melihat perawakan nak fatur dan makanan kesukaannya, ngga apa-apa ko, ibu gak ngelarang lagian ibu juga penasaran seperti apa dia sekarang.” Sahut ibu sambil mencoba mengembalikan kembali mimic mukanya.
***
Hidangan makanan pun tertata rapih dimeja makan, ada yang special memang dengan malam ini, begitu juga dengan apa yang aku rasakan saat ini sangat terasa ada yang istimewa malam ini. “wahh..naya cantik sekali kamu mala mini, gaun merahmu dan jilbab mu itu sangat cantik.” Ibu memujiku dengan sedikit heran, karena tidak biasanya aku berdandan seperti mau keondangan kaya gini. ‘haduuhh ibu apaan sih, perasaan biasa aja, naya biasanya juga pake baju ini.” Aku menjawab pujian ibu dengan sedikit ngeles, padahalkan bener baru kali ini aku seperti ini. Tuk..tuk..tuk.. “assalamualaikum..” dugdegdeg..dada ini seperti mesin yang lepas kendali ya Alloh suara itu. “waalaikumslam” ibu yang akhirnya menjawab salam dan membukakan pintu, tapi apa yang terjadi setelah pintu itu terbuka, setelah wajah itu tanpak di depan mata ibu, ibu tidak berkata sepatah katapun ibu hanya diam membisu dan menatap fatur dengan mata berkaca-kaca dengan raut wajah yang tak bisa aku baca, sungguh aneh nya ibu malam itu. “ibu apa kabar?” dia meraih tangan ibu dan menciumnya sambil basa basi bertanya kabar. “alhamdulilah ibu baik nak, nak fatur sekarang tambah ganteng ya, sungguh ibu tidak dapat menahan haru melihat nak fatur sekarang, ayo nak silahkan duduk.” Ibu mempersilahkan duduk “iya bu terimaksih, ah ibu bisa aja, justru saya yang kaget melihat ibu masih seger, tak ada yang berubah dari ibu tetep cantik sama kaya anaknya.” Celetukannya membuat aku dan ibu tersenyum. Makan malam yang indah dia menyantap masakan ibu dengan lahap dan tanpa ada makanan yang tersisa. Tapi ada yang aneh dengan ibu setiap ibu memperhatikan fatur ibu selalu mengusap butiran bening yang keluar dari matanya, ibuku memang hebat bisa menyembunyikan suatu kepedihan yang sepertinya amat luar biasa.
***
Entah kenapa dari sejak pertemuan ibu dengan dia, ibu jadi kelihatan murung dengan wajah yang tak dapat aku baca. “ bil aku bingung dengan sikap ibu ku akhir-akhir ini, semenjak ibu bertemu dia sikapnya jadi aneh, menurut kamu kenapa ya?” hanya nabila yang bisa membantuku dalam masalah apapun karena dia meskipun seumuran dengan ku namun kedewasaan dia lebih setingkat daripada aku. “mungkin ibu mu kecapean kali, jangan kamu sangkut pautkan dengan dia atuh, gak ada yang salah kan dengan dia, ibu kamu juga nerima dia kan?mungkin itu mah Cuma perasaan kamu aja kali.” Jawaban nay membuat aku sedikit tenang karena memang ia beberapa hari ini ibu terlalu sibuk dengan bisnis catringnya. “iya mungkin juga ya..hmm maksih bil, kamu memang sahabatku. “ jawabku “ih..apaan sih lebay ah, biasa aja biasanya juga gitu”. Celotehan nabila memang kadang membuatku sedikit dongkol namun itulah dia.
Perkuliahan selesai “okeh bil ayo pulang.” Ajaku “oke bu ojeg” nabila sedikit meledek tapi aku biarkan tanpa merespon ledekannya karena yang ada di otaku sekarang hanyalah ibu.
***
Inilah saat yang tepat, suasana sejuk dan cerah, teras rumah tempat favorit aku dan ibu, aku duduk disebelah ibu dan bersandar ke pundaknya, ibu mengelus kepala ku tersa begitu menenangkan. “bu..ibu tau kan tak ada yang lain lagi yang aku punya di dunia ini selain ibu?” mulutku tiba-tiba berucap. “ ia ibu tahu, dan kamu juga tahu kan kamu adalah satu-satunya asset yang amat berharga yang ibu punya di dunia ini, tapi kenapa kamu berkata seperti itu nay?”ibu bertanya dan memberikan jalan untuk aku menanyakan apa yang ibu sembunyikan sebenarnya “sebenarnya apa yang ibu sembunyikan dari nay?kenapa ibu waktu melihat dia mata ibu selalu berkaca-kaca?kenapa waktu ibu menatap dia muka ibu seolah menyimpan kepedihan?apa ibu tidak suka sama dia?” aku bertanya panjang lebar. “tidak nay, ibu tidak menyembunyikan apa2, kamu percaya sama ibu ya nak, ibu baik-baik saja, ibu suka ko sma fatur, dari kecil kan kalian sudah bersahabat, tak ada yang aneh dari dia, em..ibu lupa jemuran dibelakang belum diangkat. Ibu angkat jemuran dulu yah.” Penjelasan yang sungguh membuat aku penasaran dan sangat tidak memuaskan yang ibu keluarkan. Aku hanya mengangguk pasrah tanpa dapat berkata lagi, karena aku tahu itu hanya trik ibu saja untuk menghindari pertanyaan pertanyaan selanjutnya yang akan aku keluarkan, ibuku memang pintar.
Malam mulai menjelang dan  ggrrttt..grrttttt aku cari arah getar itu dan tepat ada di atas meja belajarku aku meraihnya dan ada 2 pesan diterima.
Bilaong : nay, don’t forget minggu depan tugas MSDM dikumpulkan. ;)
Balas : siapp mba broo, tugasnya udah bres ko thank udh ngingetin :D
Ya sms pertama dari nabila sengaja nama kontaknya aku tambahkan bong jadi billabong karena nama aku juga dikontak hp nya nayadut. Dan inilah sms yang kedua
Pa dokter : nona manis, aku tidak perlu menunggumu 2 tahun untuk lulus, karena bagi aku terlalu lama menunggu waktu selama itu untuk meluluskan aku untuk meraih cahaya -Nya yang lebih sempurna. Semoga mimpi indah.
Dep..aku hanya bisa merebahkan tubuhku ke kasur dan menutup muka ku dengan bantal mencoba menerka-nerka maksud isi dari sms tadi.aku tak dapat berpikir jernih, memori otakku seolah bleng dimakan virus dan apa yang aku lakukan aku hanya mem forward sms tadi dan mengirimkannya ke nabila.
Sent massage billabong :  nona manis, aku tidak perlu menunggumu 2 tahun untuk lulus, karena bagi aku terlalu lama menunggu waktu selama itu untuk meluluskan aku untuk meraih cahaya nya yang lebih sempurna. Semoga mimpi indah. Bil ini sms dari dia, kamu tolong bantu aku untuk mengartikan setiap kata-katanya sungguh aku tak dapt berpikir malam ini, dan mungkin aku tak akan bisa tidur sampai pagi.
Billabong : hahahahah :p :D ^_^
Entah apa balasan dari nabila sungguh lulucon yang tidak masuk akal disaat seperti ini.
Balas : ini bukan saat nya bercanda,,!!!!!! Bagaimana menurutmuu????? :@
Billabong : may be yes, may be no :p kabuurrrrr..
Lagi-lagi balasan yang sungguh membuat aku jengkel,dan tak ada gunanya malam ini aku bercerita pada nabila. Akhirnya aku mencoba membalas sms itu.
Balas : maksud pa dokter apa?
Dan tak ada jawaban.
***
Sungguh malam itu aku tidak dapat tidur dan imbasnya aku hanya bisa menguap sambil sesekali tertidur dikelas. Nabila hanya menertawakanku tanpa memberikan komentar sedikit pun. Hanya satu kalimat yang dia ucap “sudahlah tidak usah terlalu dipikirkan biarkan waktu yang akan menjawabnya.”huuhh sungguh menyebalkan.

***
Saat saat inilah adalah saat-saat yang berat dalam hidupku, dimana aku harus menaggung semua perasaan yang tak seharusnya ada saat ini. Malam pun kembali menjelang, seolah menyusuhku untuk terlelap dalam heningnya malam ini dan aku berharap malam ini bisa tidur pulas tanpa memikirkan apapun. Karena  aku tahu memang benar apa yang dikatakan nabila baiarkan waktu yang akan menjawabnya. Ini adalah malam minggu malm yang bener-bener malam free buat aku. Tiba tiba grrrttttt..grttt…satu pesan diterima. Jantungku kali ini seolah-olah berhenti berdetak ya Allah isi smsnya membuatku terkejut.
Pa dokter : kamu hanya butuh satu jam untuk menunggu J
Aku tak membalas sms itu aku hanya diam tanpa kata, seolah tak sadar aku masih berada di dunia nyata,semua rasa bercampur jadi satu,dada ini tak berhenti berdegup ya robbi bantu aku menenangkan jiwa ini. Tak sadar ternyata aku terlalu lama berangan dan suara mobil didepaan rumah mengejutkan ku. Tiba-tiba astagfirulohh dia..ia dia benar-benar datang dan kini dia datang tidak sendiri yang aku lihat dari jendela kamarku dia bersama 1 orang laki-laki separuh baya kelihatanya lebih tua tiga tahun dari ibu ku. Mau apa dia kemari bersama orang itu gerutuku dalam hati.tidak mungkin juga dia membawa pasiennya kerumahku.otaku benar-benar sudah tidak dapat berfikir lagi.
“asalamualaikum..” ternyata dia sudah di depan pintu dan berucap salam, tapi dia hanya sendiri lelaki paruh baya itu kelihatannya sedang serius dengan telepon genggamnya sehingga menyuruhnya untuk masuk terlebih dahulu. ‘waalaikumsalam” suara ibu menjawab salam nya dan membukakan pintu untuk dia “eh..nak fatur, ayo mari silahkan masuk, ih rapih amat bawa mobil pula, habis dari mana?” ibu langsng menyodorkan serentetan pertanyaan kepadanya. ibu juga kaget karena aku tidak cerita soal sms itu sama ibu. “ngga bu,gak habis dari mana-mana sengaja saya kesini mau ketemu ibu sma naya.” Tukasnya “oia,,kenapa mendadak seperti ini?mungkin kalau kamu bilang mau kesini ibu pasti masakin lagi buat kamu.” Jawab ibu “itu dia, kenapa saya gak bilang-bilang sama ibu, gak mau ngerepotin ibu. saya juga gak datang sendiri kesini bu, sebentar saya panggil dulu ya bu.” Jelas nya “siapa?” ibu bertanya penasaran. Dan tanpa menghiraukan pertanyaan ibu dia memanggil lelaki paruh baya tadi untuk masuk kerumah dan mengenalkannya sama ibu. Aku hanya bisa mengintipnya lewat celah-celah pintu kamarku dan mendengarkan semua obrolannya. Tapi tiba-tiba waktu laki-laki itu tepat dihadapan ibu tiba-tiba “ka..ka..kamu..!!” suara ibu sedikit berteriak dan “hei..kamu ngapain kamu datang lagi kerumahku.” Bentakan ibu membuat aku tersentak dan keluar dari kamar. membuat suasana hatiku berbalik arah 360 derajat sungguh sangat cepat perubahannya.  “apa kamu tidak malu heuh berada dihadapanku lagi?” bentakan ibu semakin menjadi jadi aku menghampirinya dan menenangkannya. “ ibu,, istigfar bu, ada apa ini?ada apa dengan bapa ini?” aku mencoba menenangkan ibu. “tunggu..tunggu..ada apa sebenarnya ini yah?” dia bertanya pada ayahnya yang dari tadi hanya diam dan menyimpan seribu penyesalan “jadi ini ayahmu fatur?!” sekarang pandangan ibu beralih kearah dia “kamu tau fatur siapa ayahmu ini?dia seorang pengecut, dia seorang pecundang, dan kamu nay, kamu juga harus tahu sekarang semua kebenarannya, semua pertanyaan yang selalu kamu tanyakan kepada ibu.” Baru pertama kalinya aku melihat ibu semarah ini, dan melihat ibu sepanik ini. Aku tak dapat berfikir saat itu apa yang ibu maksud. Ayah fatur hanya diam dan menangis seolah menyesali sebuah dosa besar yang telah ia pendam. “nay, inilah dia yang selalu kamu tanyakan, inilah dia yang selalu kamu ingin tahu.inilah dia nay..ini sosok yang kamu bilang pahlawan, dia ayahmu nak.”suara ibu serak dengan isakan tangisnya. Dan saat itu aku tak dapat menahan beban tubuhku sendiri, semuanya terasa berat,ya Alloh izinkan aku mengeluh malam ini, aku tak bisa berkata apa-apa, pertemuan dengan ayahku yang selama ini aku ingin tahu tentang nya terjadi malam ini dengan suasana seperti ini. Isak tangisku tak dapat aku tahan aku tersungkur ke lantai.  ibu, dia dan ayah hanya bisa terpaku dengan semua keadaan ini. “apa-apaan ini maksudnya apa ini..!!?aku sungguh tidak mengerti?apa maksudnya ayahku adalah ayah kanaya?” sekarang fatur yang terlihat tidak dapat mengontrol emosinya.dan sekarang ayah mulai berbicara “nak, maafkan ayah, ayah telah merahasiakan semua ini dari kamu dan ibu mu, kanaya sini nak, bolehkah ayah mendekapmu, maaf kan ayah na selama 21 tahun telah menelantarkanmu.” Ayah mendekatiku dan mencoba merangkulku. “tidakk..tunggu jangan mendekatiku, kamu bukan ayahku, ayahku bukan seorang yang tidak bertanggung jawab seperti anda, ayahku juga bukan seorang ayah dari orang yang selalu aku tunggu, anda tahu bagaimana  saya saat ini, bulum puas anda membuat hidup saya hancur belum puas heuh..!!!”aku menolaknya dengan keras dan membentaknya, aku tidak   tahu dimana akalku saat ini. “naya..tapi ini ayah nak..ayahmu..” ayah semakin terisak dan tak dapat berbuat apa-apa. “jadi apa yang sebenarnya terjadi, tolong jelaskan padaku.!!” Sekarang mata fatur pun berkaca-kaca
“biarkan aku yang menjelaskan.” Ibu sedikit menengkan dirinya dan mencoba bangkit untuk menyelesaikan teka-teki ini. “kamu tahu nay, kenapa setiap ibu melihat fatur muka ibu berubah?inilah jawabannya nay, inilah yang selama ini ibu khawatirkan nay, ibu mencoba untuk tidak menyangkut pautkannya dengan masa lalu ibu tapi karakter fatur sungguh kuat dia mirip sekali dengan ayahmu sehingga membuat ibu murung dan selalu memikirkan hal itu, dan ternyata benar saat ini semuanya terbuka. Kamu tahu nay kenapa setiap kali kamu menanyakan ayah ibu tidak menjawab?dan inilah jawabannya naya, ayahmu meninggalkan ibu sewaktu kamu masih dalam kandungan ibu, waktu itu ibu sedang hamil tua tapi apa ayah mu tak kunjung memberi kabar dari perantauannya, karena masalah ekonomi ayahmu harus pergi merantau jauh, biasanya setiap 6 bulan sekali dia member kabar untuk ibu, tapi kamu tahu nay, sampai suatu saat kamu lahir kedunia dia hanya mengirimkan kabar terakhir dan sehelai kain samping untuk kamu nay, dan dari sejak itu ibu berjuang sendiri merawat kamu samapi saat ini tanpa kehadiran dia, dia melepaskan tanggung jawabnya begitu saja. Dan ketika ibu dapat kabar ayahmu telah mempunyai pengganti ibu dari sana lah ibu bangkit dn berjanji tak akan mengenalkan sosok ayah padamu,cukup ibu yang menjadi ayah sekaligus ibu buat kamu. sekarang kamu mengerti kenapa ibu tidak pernah mau cerita tentang dia kepadamu nay?”ibu bercerita sambil terisak suaranya semakin serak dan hampir hilang. Aku hanya bisa terisak tanpa bisa berkata begitu pun juga dengan dia dan ayah. Seharusnya malam ini adalah malam terindah untuk ku, mimpi ku jadi seorang putri yang bersanding dengan raja kini hanya menjadi cerita drama yang sungguh menyakitkan  tak ada kata bahagia “oohhh tuhannnnn dimanakah letak keadilanmu????inikah jawaban atas doa-doaku ya Robby?? Wahai Alloh mala mini aku sangat lelah, mala mini aku sangat lemas ya Alloh Izinkan aku mengeluh ya Robbi.”

***

Lima tahun berlalu, semenjak kejadian itu aku selalu dihibur oleh  nabila sahabat sejatiku dia tidak pernah lelah menemaniku kemanapun aku pergi. Sampai aku hampir putus kuliah gara-gara masalah itu, namun setiap ucapan nabila selalu menjadi makna buat aku, yang akhirnya aku bangkit dan meneruskan hidupku. Sampailah aku mendapatkan gelar Kanaya Azalea Lubis S.E dengan nilai yang memuaskan, aku menjadi salah seorang lulusan terbaik waktu itu, hingga banyak peluang yang menanti aku di luar sana. Keadaan ibu pun sekarang semakin membaik, meskipun sempat setelah kejadian itu ibu masuk rumah sakit dan di rawat oleh dia, bisnis catringnya pun aku kembangkan menjadi sebuah lestoran makanan khas sunda. Nabila sahabatku sekarang dia tengah sibuk menyiapkan pernikahannya dengan seorang dokter, memang dia sangat slektif dalam memilih sehingga dia memutuskan untuk menunda pernikahannya selepas lulus kuliah. Begitupun dengan dia  setelah kejadian itu  aku tak pernah melihat dia lagi kabar yang terakhir aku dengar dia telah menikah dengan seorang gadis di yogya katanya teman kuliahnya. Dan ayah, sekarang dia ada di jogya bersama istrinya ibu dari fatur. Aku juga lebih bisa menerima dia sekarang sesekali dia juga menengok ku disini. Ya disini ditempat baruku rumah idamanku bersama suamiku kang hamid fahmi zarkasy seorang pengusaha lestoran di jakarta dan kedua anak-anaku. sekarang aku telah menikah dan mempunyai dua anak kembar. Rencana Alloh akan indah pada waktunya.. J

Kamis, 26 September 2013

something about me ^_^

Untaian rangkaian kata
Dalam diam ada makna yang tersirat, tak pandai aku bersembunyi di balik luka, suka maupun duka, inilah aku..realistis, humoris, narsis dan kadang-kadang antagonis.. J
            Tak banyak yang ingin aku ungkap, hanya secuil cerita perjalanan hidup yang selama 20 tahun kebelakang aku jalani. Tak pernah aku merasa punya masalah karena setiap aku punya masalah aku mengeluarkan semua ekspresi ku untuk masalah itu, tapi itulah obat yang paling mujarab untuk orang yang memiliki karakter seperti aku. Seorang Sanguin popular..
            Memang tak banyak orang yang memiliki karakter seperti aku, ada seseorang ahli jasmani maupun rohani yang pernah mengungkapkan hal itu kepadaku “memang kau adalah salah satu orang yang langka, disetiap komunitas yang berjuta-juta orang paling hanya 3 ataupun 4 orang yang memiliki karakter seperti kamu”. What?? Aku berpikir sejenak,,benarkah itu??bahkan sampai sekarang pun aku masih bertanya apakah iya??aku belum bisa menyadari apa dan siapa diri ku ini. Yang jelas sekarang aku sedang mempelajari bagaimana aku dan siapa aku juga  untuk apa aku ada?
            So nice itulah hari-hari yang aku jalani meski kadang banyak hal datang yang tak terduga. Hidup ini terlalu mahal kalau hanya untuk diratapi sob. Syukur itulah kata yang sangat pas jika ingin hidup bahagia.  13?? Ya itulaah angka yang membuat aku tidak ingin lepas darinya, angka itu adalah angka dimana aku bisa membuka mata untuk pertama kalinya di dunia tepatnya april 1992 ya itulah dia. Dari seorang bidadari yang telah bersusah apayah berjuang antara hidup dan mati yaitu sang mentari hidup “Umi/mamah/bunda/ibu/ema/emih” dan sang raja yang merawat aku hingga tumbuh sampai aku bisa mengenali tulisan dan mengetiknya disini.. tentunya “papa/abi/panda?he/bapak/abah/empih” J

            Lengkaplah hidupku dengan adanya sang raja dan bidadari itu, paling lengkap dengan kedua saudara ku,, kaka dan adik ku,,very,,very,, nice,,!

Rabu, 29 Mei 2013

RESUME Aspek hukum ekonomi islam



RESUME MATERI KULIAH ASPEK HUKUM DALAM EKONOMI ISLAM
1.    ASUMSI DASAR HUKUM EKONOMI ISLAM
a.          Definisi Ekonomi Islam
Ekonomi islam adalah pengetahuan dan aplikasi dari perintah dan pengaturan syariah untuk menghindari ketidakadilan dalam perolehan dan pembagian sumber daya material agar memberikan kepuasan kepada manusia sehingga memungkinkan manusia melaksanakan tanggung jawabnya kepada Allah SWT dan masyarakat. Ilmu ekonomi islam: Suatu kajian yang senantiasa memperhatikan rambu-rambu metodologi ilmiah. Sisitem ekonomi islam: Salah satu aspek dalam sisitem nilai islam bagi seorang muslim.
b.       Asumsi dasar ekonomi islam
• Naluri Manusiawi
• Materi
• Kepemilikan
• Universalisme
c.       Arti dan hakekat ekonomi Islam
Ekonomi Islam: syarat Islam dalam aspek ekonomi yang menyangkut cara bagaimana kebutuhan hidup material manusia dapat terpenuhi.
d.      Etika ekonomi Islam
a. Orientasi aktivitas kehidupan : IBADAH
b. Kerja wajib hukumnya
c. Membina nilai ukhuwah
d. Menarik mashlahat dan menghindarkan modharat
e. Hak kepemilikan pada hakekatnya adalah amanah Alloh
e.       Lima landasan ekonomi Islam
1.      Nilai dasar
• Hakekat kepemilikan
• Keseimbangan dalam berbagai aspek kehidupan
2.      Nilai instrumental
• Kewajiban 2 zakat
• Jaminan sosial
• Larangan riba
• Peranan negara
• Keislaman ekonomi
3.       Nilai filosofis
• Sistem ekonomi Islam terikat nilai; bersifat dinamik
4.      Nilai normatif
• Landasan akidah; akhlak; syariah
5.      Nilai praktis
• Azas manfaat
• Keseimbangan antar kepentingan pribadi dan masyaraka









2.      METODE STUDY EKONOMI ISLAM
Ruang Lingkup Metodologi Studi Ekonomi  Islam
1.      Segi materi didikannya; meliputi pendidikan fisik, akal, agama (akidah dan syari’ah), akhlak, dan sosial kemasyarakatan yang digambarkan oleh Allah dalam al-qur’an dan hadits.
2.      Segi sejarah atau periodenya, meliputi; periode pembinanaan masa nabi Muhammad saw (penurunan wahyu hingga wafat). Periode wafatnya nabi Muhammad hingga perkembangan ilmu-ilmu naqliyah pada masa bani Umayyah, periode kejayaan, kemunduran dan pembaharuan pendidikan islam dan sistem Ekonomi Islam.
3.      Segi kelembagaanya, meliputi; model-model pendidikan seperti kuttab, masjid, masjid khan dan madrasah.
4.       Segi sistem dan kedudukannya sebagai suatu ilmu, mengandung aspek tujuan, kurikulum, guru, proses pembelajaran, metode pendekatan, manajemen pendidikan dan seterusnya. Dan sungguh hal-hal tersebut tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya.
Peran dan Tujuan Metodologi Studi Ekonomi  Islam
Beberapa argumentasi awal untuk membuktikan perkembangan positif perkembangan Islam di suatu kawasan, yaitu:
Pertama. Islam sebagai agama perdamaian. Bentuk pernyataan keesaan kepada Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa harus disertai dengan kemaslahatan persaudaraan umat manusia. Kedua. Islam menjalankan peran dalam menghadapi problematika hidup manusia. Mencakup masalah keagamaan, politik, ekonomi, sosial, pendidikan, hukum, budaya. Ajaran Islam tidak sebatas keyakinan un sich kepada Tuhan. Tetapi mencakup semua sistem kehidupan bermasyarakat dengan multidimensinya. Ketiga. Peran sosial Islam dalam menghadapi perbedaan kasta dan strata sosial, termasuk perbedaan gender, warna kulit, suku bangsa, bahasa, dan agama. Semua manusia adalah sama di hadapan Tuhan, hanya tingkat ketaqwaan dan prestasi usahanya di dunia yang membedakannya menurut Tuhan. Ajaran Islam harus dibuktikan secara komprehensif sebagai agama yang mengutamakan kesetaraan antar manusia sesuai dengan potensi dan fungsi masing-masing. Bersifat egaliter dalam masyarakat sebagai makhluk dan hamba Allah SWT. Keempat. Peran politik dan hukum Islam menekankan pada keadilan, kebijaksanaan, dan menegaskan supremasi hukum. Setiap pemimpin dalam ajaran Islam harus memberikan ketentraman dan keamanan, serta selalu mengutamakan kepentingan orang banyak. Kelima. Pendidikan Islam memberikan ruang bebas dalam pemenuhan hak-hak manusia dalam mendapatkan pendidikan. Pemerataan pendidikan termasuk misi Islam, malah mempelajari ilmu adalah kewajiban sampai tutup usia. Keenam. Ekonomi Islam memerangi praktek riba yang merugikan dan membuat seseorang terjerat dengan lipatan bunga. Menganjurkan kejujuran demi kebaikan dan keadilan manusia. Menolak praktek kecurangan timbangan, penipuan jual beli, monopoli komoditas ekonomi, dan kapitalisme yang menghalalkan segala cara.
Kekayaan materi merupakan sarana berbuat baik dan memajukan manusia lain. Persaingan tidak sehat membuat rakyat lemah semakin miskin. Ajaran Islam menganjurkan pemanfaatan optimal harta untuk kebaikan dunia dan akhirat. Bukan malah menjadi budak dari harta.
1.      Mengungkap faktor emosional dalam kerangka rasional, aktual, dan kultural berupa kecintaan pada agama Islam.
2.      Membuktikan Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin dan memberikan kebaikan bagi kehidupan umat manusia di muka bumi ini.
3.      Menghilangkan paradigma negatif sebagian masyarakat dunia terhadap agama Islam. Tanggapan negatif terhadap Islam sering kali menyudutkan komunitas Muslim di berbagai negara.

3.      PRILAKU EKONOMI ISLAM
kegiatan ekonomi adalah bagian dari keberagaman, sehingga pencapaian tujuannya perlu diletakkan dalam kerangka pencapaian tujuan risalah. Sebagai ilmu yang tidak bebas nilai, Ekonomi Islam bersumber dari al-Qur’an dan Sunnah. Jika sifat perilaku dan pelaku ekonomi tidak dengan sendirinya mengantarkan pada tujuan, maka persoalannya sekarang adalah bagaimana mewarnai perilaku tersebut sehingga memenuhi kualifikasi yang diharapkan.
a.       Akhlak dalam Produksi
Akhlak dalam bidang produksi dibagi dalam tiga aspek yaitu:
·         Bahan produksi,
  1. Berasal dari sumber daya  alam ( Surat Ibrahim 14 :32-33, Al Anfal 8 : 2-4, Asy Syura 42: 38, Al Baqarah 2 : 3)
  2. Berasal bahan halal, dilarang mempergadangkan barang yang haram (Al Maidah 5 : 2)
  3. Bahan thayyib, baik dan bermutu
·         Etika Kerja Produksi
1. Bersungguh-sungguh
2. Amanah
3. Jujur, menyempurnakan timbangan dengan adil (Al An’am 6 : 152)
4. Bersih, suci, sehat
5. Hegienes
6. Tidak terjadi pemborosan
7. Buruh tunaikan kewajiban majikan tunaikan kewajiban (Al Hud 11 : 18)
·         Prinsip dalam produksi
Dalam memproduksi sektor ekonomi, islam memberiakan kebebasan kepada setiap manusia untuk membuat aturan main sesuai dengan kreativitas, tingkat keilmuan, situasi dan kondisinya. Islam memprioritaskan tujuan kegiatan ekonomi yaitu kemaslahatan bagi manusia dan terhindar dari kemadharatan serta terciptanya efisiensi dalam kehidupan. Apabila sebuah mesin dapat meningkatkan jumlah produksi, menghemat tenaga, mengurangi jam kerja karyawan, mengurangi modal dan mendatangkan banyak hasil, islam menyabutnya dengan baik. Produksi adalah menciptakan kekayaan dengan memanfaatkan sumber daya alam oleh manusia. Islam menganjurkan manusia untuk memanfaatkan sumber daya alam secukupnya (Q.S Ibrahim 14: 32-34)
Prinsip-prinsip Islam dalam berproduksi
a.       Rezeki akan didapat dengan bekerja dan berusaha (Al Mulk 67 : 15)
b.      Bekerja adalah ibadah. Islam menganjurkan manusia untuk memproduksi sektor-sektor ekonomi; pertanian, perkebunan, perikanan, perindustrian dan perdagangan.
c.       Tujuan bekerja adalah mencapai tujuan hidup untuk kemaslahatan keluarga dan masyarakat,  memakmurkan diri dan mendekatkan diri kepada Allah.
d.      Bekerja dengan tekun, islam menganjurkan manusia untuk bekerja secara tekun, tidak asal jadi, tidak sembarangan, supaya kualitas produksinya tinggi. Misal menyembelih hewan dengan pisau yang sebelumnya diasah menjadi tajam.
b.      Akhlak Dalam Konsumsi
  1. Memanfaatkan harta untuk kebaikan, menjauhi sifat kikir, menggunakan harta secukupnya (Al Baqarah 2:3, An Nisa 4:39, Al Anfal 8:3-4, Asy Syura 42:38)
  2. Menggunakan harta untuk kemanfataan yang membawa kebaikan, harta wajib dibelanjakan (Qs. 2:3, 4:39, 8:2-4, 42:38)
  3. Sasaran membelanjkan harta : Fi sabilillah, diri dan keluarga, kaum kerabat dan masyarakat.
  4. Larangan Islam dalam membelanjakan harta secara berlebihan.
Prinsip Islam dalam konsumsi
1.      Memanfaatkan harta dalam kebaikan dan menjauhi sifat kikir.
  1. Memanfaatkan harta secukupnya untuk menikmati karunia Allah dan mewujudkan kemaslahatan umum (sosialisme bukan individualisme atau kapitalisme). Biasakan menabung dan hidup  sederhana.
  2. Membelanjakan harta hukumnya wajib, bukan sekedar anjuran, memanfaatkan barang dilakukan setelah beriman kepada Allah (Al Baqarah 2:3)
  3. Sasaran belanja adalah fisabilillah, diri dan keluarga. Maksudnya adalah zakat (wajib) dan Shadaqah (sunnah)
  4.  Islam melarang mudadzir Mubadzir adalah menghamburkan uang tanpa ada kemaslahatan dan tidak mendapat pahala (Al A’raf   7:31).
  5. Akhlak Dalam Sirkulasi
  6. Pengertian sirkulasi adalah kumpulan perjanjian dan proses yang di porosnya manusia menjalankan aktifitas.


4.      HUKUM PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM
Pengelolaan SDA Dalam Konsep  Islam
  1. Dengan memahami ketentuan syari’at Islam terhadap status sumber daya alam dan bagaimana sistem pengelolaannya bisa didapat dua keuntungan sekaligus, yakni didapatnya sumber pemasukan bagi anggaran belanja negara yang cukup besar untuk mencukupi berbagai kebutuhan negara dan dengan demikian diharapkan mampu melepaskan diri dari ketergantungan terhadap utang luar negeri bagi pembiayaan pembangunan negara.
  2. Sumber Daya Lahan atau Tanah: Manusia berasal dari tanah dan hidup dari dan di atas tanah. Hubungan antara manusia dan tanah sangat erat. Kelangsungan hidup manusia diantaranya tergantung dari tanah dan sebaliknya, tanahpun memerlukan perlindungan manusia untuk eksistensinya sebagai tanah yang memiliki fungsi: .Allah SWT berfirman :”Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuhan-tumbuhan yang baik? Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak Beriman.” (QS. 26 : 7-8).
  3. Sumber Daya Air: Selain lahan atau tanah, yang tak kalah pentingnya adalah air. “Everything originated in the water. Everything is sustained by water”. Manusia membutuhkan air untuk hidupnya, karena dua pertiga tubuh manusia terdiri dari air. Allah SWT berfirman : “Dan Kami beri minum kamu dengan air tawar ?” (QS. 77 : 27). Dan bahkan tanpa air seluruh gerak kehidupan akan terhenti.
  4. Manusia telah diperingatkan Allah SWT dan Rasul-Nya agar jangan melakukan kerusakan di bumi, akan tetapi manusia mengingkarinya. Allah SWT berfirman : “Dan bila dikatakan kepada mereka: “Janganlah membuat kerusakan di muka bumi”, mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan.” (QS. 2 : 11). Keingkaran mereka disebabkan karena keserakahan mereka dan mereka mengingkari petunjuk Allah SWT dalam mengelola bumi ini. Sehingga terjadilah bencana alam dan kerusakan di bumi karena ulah tangan manusia. Allah SWT berfirman “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”. Katakanlah : “Adakan perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (QS. 30 : 41-42).
5.      HAK MILIK PRIBADI
Setiap manusia memiliki kebutuhan, sehingga sering terjadi pertentangan kehendak. Untuk menjaga keperluan manusia agar tidak melanggar hak-hak orang lain, maka timbulah hak-hak diantara sesama manusia, lebih tepatnya hak kepemilikan.
Sesuai dengan apa yang telah dipaparkan di atas, bahwa perbedaan hak dan pemilik adalah tidak semua yang memiliki berhak menggunakan dan tidak semua yang punya hak penggunaan dapat memiliki. Setiap pemilikan benda pasti diikuti dengan pemilikan atas manfaat.Dengan pada prinsip setiap pemilikan atas benda adalah milk al-tam (pemilikan sempurna). Sebaliknya,setiap pemilikan atas manfaat tidak mesti diikuti dengan pemilikan atas bendanya,sebagaimana yang terjadi pada ijarah (persewaan) atau I’arah (pinjaman).
Dengan demikian pemilikan atas suatu benda tidak dimaksudkan sebagai pemilikan atas zatnya atau materinya, melainkan maksud dari pemilikan yang sebenarnya adalah pemanfaatan suatu barang.Tidak ada artinya pemilikan atas suatu harta (al-mal) jika harta tersebut tidak mempunyai manfaat.Inilah prinsip yang dipegang teguh oleh fuqaha’ Hanafiyah ketika mendefiniskan al-mal (harta) sebagai benda materi bukan manfaatnya.Menurut fuquha’ hanafiyah manfaat merupakan unsur utama milkiyah (pemilikan).

Ø  Proses kepemilikan harus didapatkan melalui cara yang sah menurut agama Islam.
Islam mengakui adanya hak milik pribadi, dan menghargai pemiliknya, selama harta itu diperoleh dengan jalur yang sah menurut agama islam. Dan Islam tidak melindungi kepemilikan harta benda yang diperoleh dengan jalan haram. Sehingga Imam Al-Ghazali membagi menjadi 6 jenis harta yang dilindungi oleh Islam (sah menurut agama islam) :
·         Diambil dari suatu sumber tanpa ada pemiliknya, misal : barang tambang, menggarap lahan yang mati, berburu, mencari kayu bakar, mengambil air sungai, dll.
·         Diambil dari pemiliknya secara paksa karena adanya unsur halal, misal : harta rampasan.
·         Diambil secara paksa dari pemiliknya karena ia tidak melaksanakan kewajiban, misal : zakat.
·         Diambil secara sah dari pemiliknya dan diganti, misal : jual beli dan ikatan perjanjian dengan menjauhi syarat-syarat yang tidak sesuai syariat.
·         Diambil tanpa diminta, misal : harta warisan setelah dilunasi hutang-hutangnya.
Ø  Penggunaan benda-benda milik pribadi tidak boleh berdampak negatif/ mudharat pada orang lain, tapi memperhatikan masalah umat. Islam membenarkan hak milik pribadi, karena islam memelihara keseimbangan antara pemuasan beragam watak manusia dan kebaikan umum dimasyarakat. Dalam hubungan ini, ada syarat yang harus dipenuhi untuk mencapai kekuasaan individu dalam mengakui keberadaan hak milik pribadi yaitu memperhatikan masalah umat. Islam mendorong pemilik harta untuk menyerahkan kelebihan kekayaannya kepada masyarakat/umat setelah mememnuhi kepuasan untuk diri sendiri dan keluarga (zakat). Tetapi, membatasi hak untuk menggunakan harta itu menurut kesukaannya sendiri. Hal ini dilakukan untuk perlindungan kebaikan umum dan agar hak milik pribadi tidak memberikan dampak negatif pada orang lain. Inilah paham islam yang moderat dalam mengakui hak pribadi. Ia mengambil sikap moderat antara mereka yang mendewakan hak miik dan mereka yang secara mutlak menafikan hak milik.
Ø   Dalam penggunaan hak milik pribadi untuk kepentingan pribadi dibatasi oleh ketentuan syariat. Setiap individu memiiki kebebasan untuk menikmati hak miliknya, menggunakannya secara produktif, memindahkannya, melindunginya dari penyia-nyiaan harta. Tetapi, haknya itu dibatasi oleh sejumlah limitasi tertentu yang sesuai syariat, tentunya. Ia tidak boleh menggunakannya semena-mena, juga tak boleh menggunakannya untuk tujuan bermewah-mewahan. Dalam bertransaksi pun tidak boleh melakukan cara-cara yang terlarang. Karena manusia hanya sebagai pemegang amanah, maka sudah selayaknya ia harus sanggup menerima batasan-batasan yang dibebankan oleh masyarakat terhadap penggunaan harta benda tersebut. Batasan tersebut semata-mata untuk mencegah kecenderungan sebagian pemilik harta benda yang bertindak sewenang-wenang (ekspolitasi) dalam masyarakat. Pemilik harta yang baik adalah yang bertenggang rasa dalam menikmati hak mereka denganbebas tanpa dibatasi dan dipengaruhi oleh kecenderungan diatas sehingga dapat mencapai keadilan sosial di dalam masyarakat.

6.      HAK MILIK UMUM
Tipe kedua dari hak milik adalah pemilikan secara umum (kolektif). Konsep hak milik umum pada mulanya digunakan dalam islam dan tidak terdapat pada masa sebelumnya. Hak milik dalam islam tentu saja memiliki makna yang sangat berbeda dan tidak memiliki persamaan langsung dengan apa yang dimasud oleh sistem kapitalis, sosialis dan komunis. Maksudnya, tipe ini memiliki bentuk yang berbeda beda. Misalnya : semua harta milik masyarakat yang memberikan pemilikan atau pemanfaatan atas berbagai macam benda yang berbeda-beda kepada warganya. Sebagian dari benda yang memberikan manfaat besar pada masyarakat berada di bawah pengawasan umum, sementara sebagian yang lain diserahkan kepada individu. Pembagian mengenai harta yang menjadi milik masyarakat dengan milik individu secara keseluruhan berdasarkan kepentingan umum. Contoh lain, tentang pemilikan harta kekayaan secara kolektif adalah wakaf.
7.      HAK MILIK NEGARA
Tipe ketiga dari kepemilikan adalah hak milik oleh negara. Negara membutuhkan hak milik untuk memperoleh pendapatan, sumber penghasilan dan kekuasaan untuk melaksanakan kewajiban-kewajibannya. Misal, untuk menyelenggarakan pendidikan, memelihara keadilan, regenerasi moral dan tatanan masyarakat yang terjamin kesejahteraannya. Menurut Ibn taimiyah, sumber utama kekayaan negara adalah zakat, barang rampasan perang (ghanimah). Selain itu, negara juga meningkatkan sumber pengahsilan dengan mengenakan pajak kepada warga negaranya, ketika dibutuhkan atau kebutuhannya meningkat. Demikian pula, berlaku bagi kekayaan yang tak diketahui pemiliknya, wakaf, hibah dan pungutan denda termasuk sumber kekayaan negara.
Kekayaan negara secara aktual merupakan kekayaan umum. Kepala negara hanya bertindak sebagai pemegang amanah. Dan merupakan kewajiban negara untuk mengeluarkan nya guna kepentingan umum. Oleh karena itu, sangat dilarang penggunaan kekayaan negara yang berlebih-lebihan. Adalah merupakan kewajiban negara melindungi hak fakirmiskin, bekerja keras bagi kemajuan ekonomi masyarakat, mengembangkan sistem keamanan sosial dan mengurangi jurang pemisah dalam hal distribusi pendapatan.
8.      KESEIMBANGAN EKONOMI ISLAM
1.      Kejujuran (amanah)
Kata al-amanah, yang secara etimologis berarti “jujur dan lurus”. Secara terminologis syar’i, “sesuatu yang harus dijaga dan disampaikan kepada yang berhak menerimanya”. Dengan demikian kejujuran (al-amanah) di sini ialah suatu sifat dan sikap yang setia, tulus hati, dan jujur dalam melaksanakan sesuatu yang dipercayakan kepadanya, baik berupa harta benda, rahasia maupun tugas kewajiban. Pelaksanaan amanat dengan baik dapat disebut ”al-amin” yang berarti: yang dapat dipercaya, yang jujur, yang setia, yang aman. Dalam konteks sekarang, salah satu bentuk penyalahgunaan amanat adalah perilaku KKN Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Ketiganya sangat berpotensi mengabaikan prinsip profesionalisme dan integritas moral.
2.       Keadilan (‘Adalah)
Adil memiliki makna, meletakan sesuatu pada tempatnya; menempatkan secara proporsional; perlakuan setara atau seimbang. Dalam al-Qur`an kata-kata adil sering di kontradiktifkan dengan makna dzulm (dzalim) dan itsm (dosa). Adapun makna keadilan disisi lain sering diartikan sebagai sikap yang selalu menggunakan ukuran sama, bukan ukuran ganda. Dan sikap ini yang membentuk seseorang untuk tidak berpihak pada salah satu yang berselisih. Menurut Al-Ashfahani “adil”, dinyatakan sebagai memperlakukan orang lain setara dengan perlakuan terhadap diri sendiri. Dimana ia berhak mengambil semua yang menjadi haknya, dan atau memberi semua yang menjadi hak orang lain. (Quraish Shihab, 2002). Sifat dan sikap adil ada dua macam. Adil yang berhubungan dengan perseorangan dan adil yang behubungan dengan kemasyarakatan dan pemerintahan.
3.       Keseimbangan (al-Wustho)
Konsep keseimbangan menjadi konsep lanjutan yang memiliki benang merah dengan konsep keadilan. Allah menggambarkan posisinya dengan kondisi dimana bila terjadi ketimpangan dalam kehidupan berekonomi, maka hendaknya dikembalikan pada posisi semula. Posisi yang tuju adalah keseimbangan, pertengahan, keadilan.
Beberapa landasan yang mendukung prinsip ini diantaranya:
أَلاَّ تَطْغَوْا فِي الْمِيزَانَ {8} وَأَقِيمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلاَتُخْسِرُوا الْمِيزَانَ {9}
Artinya: “Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu. (QS. 55:8). Dan tegakkanlah timbangan dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu. (QS. 55:9).
4.       Kebenaran (al-Shidqah)
Kebenaran (al-Shidqah) ialah berlaku benar, baik dalam perkataan maupun dalam perbuatan.
5.       Tolong Menolong (Ta’awun)
Prinsip-prinsip dasar ekonomi Islam lainnya yang berkaitan dengan nilai-nilai dasar pembangunan masyarakat adalah mewujudkan kerjasama umat manusia menuju terciptanya masyarakat sejahtera lahir batin . Al-Qur’an mengajarkan agar manusia tolong menolong (ta’awun) dalam kebajikan dan taqwa, jangan tolong menolong dalam dosa dan pelanggaran:
……….وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلاَتَعَاوَنُوا عَلَى اْلإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ…..
“…..Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran….” (QS. al-Maidah/5:2).
6.       Kebersamaan dan Persamaan (Ukhuwwah)
Al-Qur’an mengajarkan bahwa Allah menciptakan manusia dari keturunan yang sama:
يَآأَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
“Hai manusia sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. al-Hujurat/49:13).
7.       Kebebasan (Freewill)
Secara umum makna kebebasan dalam ekonomi, dapat melahirkan dua pengertian yang luas, yakni; kreatif dan kompetitif. Dengan kreatifitas, seseorang bisa mengeluarkan ide-ide, bisa mengekplorasi dan mengekspresikan potensi yang ada dalam diri dan ekonominya untuk menghasilkan sesuatu. Sedangkan dengan kemampuan kompetisi, seseorang boleh berjuang mempertahankan, memperluas dan menambah lebih banyak apa yang diinginkannya. Dalam ekonomi Islam, makna kebebasan adalah memperjuangkan apa yang menjadi haknya dan menunaikan apa yang menjadi kewajibannya sesuai perintah syara’. Kebebasan ekonomi Islam adalah kebebasan berakhlaq. Berakhlaq dalam berkonsumsi, berproduksi dan berdistribusi. Dengan kebebasan berkreasi dan berkompetisi akan melahirkan produktifitas dalam ekonomi. Dengan dasar ayat diatas juga, Islam menyarankan manusia untuk produktif. Kegiatan produksi adalah bagian penting dalam perekonomian.
9.      MEKANISME DISTRIBUSI EKONOMI ISLAM
·         Pengertian Distribusi
Distribusi adalah suatu proses (sebagian hasil penjualan produk) kepada faktor-faktor produk yang ikut menentukan pendapatan . Dalam kamus bahasa Indonesia dijelaskan distribusi adalah penyaluran barang ketempat-tempat. Sementara Anas Zarqa mengemukakan bahwa definisi distribusi itu sebagai suatu transfer dari pendapatan kekayaan antara individu dengan cara pertukaran (melalui pasar) atau dengan cara lain, seperti warisan, shadaqah, wakaf dan zakat
Jadi konsep distribusi menurut pandangan islam ialah peningkatan dan pembagian bagi hasil kekayaan agar sirkulasi kekayaan dapat ditingkatkan, sehingga kekayaan yang ada dapat melimpah dengan merata dan tidak hanya beredar di antara golongan tertentu saja  serta dapat memberikan kontribusi kearah kehidupan manusia yang baik
·         Tujuan Distribusi 
Semua pribadi dalam masyarakat harus memperoleh jaminan atas kehidupan yang layak. Atas dasar dapat kita lihat beberapa tujuan ekonomi islam yaitu sebagai berikut:
1.      Islam menjamin kehidupan tiap pribadi rakyat serta menjamin masyarakat agar tetap sebagai sebuah komunitas yang mampu memenuhi kebutuhan hidupnya.
2.      Islam menjamin kemaslahatan pribadi dan melayani urusan jamaah, serta menjaga eksistensi negara dengan kekuatan yang cukup sehingga mampu memikul tanggung jawab perekonomian negara.
3.      Mendistribusikan harta orang kaya yang menjadi hak fakir miskin, serta mengawasi pemanfaatan hak milik umum maupun negara.
4.      Memberikan bantuan sosial dan sumbangan berdasarkan jalan Allah agar tercapai maslahah bagi seluruh masyarakat.
Nilai Yang Ada Dalam Distribusi Ekonomi Islam
1.    Akidah
2.    Moral
3.    Hukum Syariah . 
4.   Keadilan
·         Mekanisme Distribusi
Mekanisme distribusi yang ada dalam ekonomi islam secara garis besar dikelompokan menjadi dua kelompok mekanisme, yaitu: mekanisme ekonomi dan mekanisme nonekonomi.
1. Mekanisme Ekonomi
Mekanisme ekonomi adalah mekanisme distribusi dengan mengandalkan kegiatan ekonomi agar tercapai distribusi kekayaan. Mekanisme ini dijalankan dengan cara membuat berbagai ketentuan dan mekanisme ekonomi yang berkaitan dengan distribusi kekayaan.  Dalam menjalankan distribusi kekayaan, maka mekanisme ekonomi yang ditempuh pada sistem ekonomi islam diantaranya manusia yang seadil-adilnya dengan cara berikut:
a.       Membuka kesempatan seluas-luasnya bagi berlangsungnya sebab-sebab hak milik (asbabu al-tamalluk ) dalam hak milik pribadi (al-milkiyah al-fardiyah).
b.      Memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi berlangsungnya pengembangan hak milik (tanmiyatu al-milkiyah) melalui kegiatan investasi.
c.       Laranagn menimbun harta benda walaupun telah dikeluarkan zakatnya. Harta yang ditimbun tidak akan berfungsi ekonominya
d.      Membuat kebijakan agar harta beredar secara luas serta menggalakkan berbagai kegiatan syirkah dan mendorong pusat-pusat pertumbuhan.
e.       Larangan kegiatan monopoli, serta berbagi penipuan yang dapat mendistorasi pasar.
f.       Laranagn kegiatan judi, riba, korupsi pemberian suap dan hadiah kepada penguasa.
g.      Pemanfaatan secara optimal (dengan harga murah atau cuma-cuma ) hasil dari barang-barang dari SDA milik umum (al-milkiyah al-amah) yang dikelola negara seperti hasil hutan, barang tambang, minyak, listrik, air dan sebagainya demi kesejahteraan rakyat.
2. Mekanisme Nonekonomi
Didukung oleh sebab-sebab tertentu yang bersifat alamiah, misalnya keadaan alam yang tandus, badan yang cacat, akal yang lemah atau terjadi musibah bencana alam, dimungkinkan terjadinya kesenjangan ekonomi dan terhambatnya distribusi kekayaan kepada orang-orang yang memilki faktor-faktor tersebut. Oleh karena itu agar tercapai keseimbangan dan kesetaraan ekonomi maka dapat dilakukan hal-hal berikut:
a.     Pemberian negara kepada rakyat yang membutuhkan.
Pemberian harta negara tersebut dengan maksud agar dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup rakyat atau agar rakyat dapat memanfaatkan pemilikan secara merata.
b.    Zakat
Pemberian harta zakat yang dibayarkan oleh muzakki kepada mustahik adalah bentuk lain dari mekanisme nonekonomi dalam hal distribusi zakat.
c.     Warisan
d.    Shadaqah
Dalam distribusi non ekonomi kita juga mengenal distribusi pendapatan yang berada dalam konteks rumah tangga.  Distribusi pendapatan dalam konteks rumah tangga tidak lepas dari terminologi shadaqah
e.     Ganti rugi terhadap kejahatan yang dilakukan seseorang kepada orang lain
Distribusi harta dapat juga terjadi karena adanya ganti rugi (kompensasi) dari kemudharatan yang menimpa seseorang.
f.     Barang Temuan
Salah satu bentuk distribusi harta secara nonekonomi adalah penguasaan seseorang atas harta temuan sehingga apabila ada seseorang telah menemukan suatu barang dijalan atau disuatu tempat umum, maka harus diteliti terlebih dahulu: apabila barang tersebut memungkinkan untuk disimpan dan diumumkkan. Misalnya emas, perak, permata dan pakaian, maka barang tersebut harus disimpan dan diumumkan untuk dicari siapa pemiliknya. Jika selama dalam pengumuman ada pemiliknya yang datang maka harta tersebut harus diserahkan. Akan tetapi jika tidak ada yang datang atau tidak ada yang dapat membuktikan bahwa harta tersebut memang miliknya maka harta tersebut menjadi milik orang yang menemukan dan harus dikeluarkan khums dari harta tersebut sebagai zakatnya.
10.  PENGHAMBAT DISTRIBUSI EKONOMI ISLAM
Distribusi berhubungan dengan keadilan dan pemerataan, sedangkan sirkulasi releven dengan frekuensi kegiatan pertukaran barang dan jasa. Untuk kelancaran dan kemashlahatan distribusi dan sirkulasi islam mengharamkan faktor-faktor penghambatnya, antara lain:
a.       Gharar
b.      Ihtikar
c.       Talqqi
d.      Najasy
Faktor penghambat distribusi dan sirkulasi peluang ekonomi adalah riba. Riba adalah tambahan atau memberikan lebihan barang/uang seperti bunga pinjaman atau tukaran. Faktor penghambat distribusi dan sirkulasi keuntungan terjadi dalam akad-akad (muamalat) adalah dusta, khianat, dan dzalim.
Faktor penghambat distribusi pendapatan adalah KKN Faktor penghambat permintaan dan penawaran investasi adalah praktek “capital gaint oriented” yang tanpa batas. Pandangan Islam mengenai konglemerasi dan akuisis. Bahaya konglomerasi inifisiensi secara makro dan membuat persaingan pasar yang tidak sehat dan kongkomerat menutup peluang kapitalisasi bagi pengusaha kecil dan menengah. Sedangkan bahaya akuitis adalah penguasaan capital yang mendorong system kapitalisme yang menguntungkan pemilik saham dominan.
Faktor penghambat lain dari distribusi Ekonomi Islam yaitu :
1.      Miskomunikasi
2.      Mis understanding
3.      Moralitas yang rendah
4.      SDI yang tidak tersalurkan sebagaimana mestinya



11.  TATANAN SISTEM EKONOMI ISLAM
Tatanan Sistem Ekonomi Islam adalah sebuah kerangka dasar dari semua sistem yang tepadu yang mengintegrasikan antara tujuan, konsep, landasan yang diharapkan untuk merealisasikan sistem tersebut sehingga terealisasi. Tatanan ekonomi baru yang diperlukan itu harus mencerminkan keadilan, pandangan yang sejajar terhadap manusia dan moralitas. Tatanan ekonomi yang ditawarkan Islam dilandasi dengan fondasi yang kuat, yaitu tauhid (keesaan Tuhan), khilafah (perwakilan), dan ‘adalah (keadilan).
Ketiga landasan tersebut merupakan satu kesatuan yang saling terkait. Tauhid merupakan muara dari semua pandangan dunia Islam. Tauhid mengandung arti alam semesta didesain dan diciptakan secara sadar oleh Tuhan Yang Mahakuasa, yang bersifat esa, dan tidak terjadi secara kebetulan atau aksiden (Q.S. Ali Imran: 191; Shad: 27; al-Mu’minun: 15). Dari pandang tauhid manusia diciptakan, oleh karena itu asal manusia juga satu. Karena itu pulalah manusia merupakan khalifah-Nya atau wakil-Nya di bumi (Q.S. al-Baqarah:30; al-An’am:165). Sumber daya alam yang diciptakan harus dimanfaatkan untuk pemenuhan kebahagiaan seluruh umat manusia. Pada sisi ini, jelas bertentangan dengan konsep self interest kapitalisme. Implikasi dari pandangan tersebut adalah pandangan persaudaraan universal, yang kemudian menimbulkan persamaan sosial dan menjadikan sumber daya alam sebagai amanah karena statusnya sebagai wakil Tuhan yang menciptakan alam semesta. Pandangan ini tidak akan terlaksana secara substansial tanpa dibarengi dengan keadilan sosial-ekonomi. Penegakan keadilan dan penghapusan semua bentuk ketidak-adilan telah ditekankan dalam al-Qur’an sebagai misi utama Rasul Allah (Q.S.Hadid: 25). Berdasarkan landasan ini seharusnya ada keseimbangan dari semua faktor ekonomi, bahkan pemisahan yang radikal antara sektor moneter dengan sektor ril menjadi tidak tepat karena mengakibatkan terjadi ketidakadilandan ketidak-merataan.
Peranan pemerintah dalam tatanan ekonomi baru tersebut, paling tidak, mencakup empat hal. Pertama, maksimalisasi tingkat pemanfaatan sumber daya. Pemanfaatn sumber daya tersebut harus memperhatikan prinsip kesejajaran dan keseimbangan (equilibrium). Dalam ekonomi Islam konsep al-‘adl dan al-ihsan menunjukkan suatu keadaan keseimbangan dan kesejajaran sosial (Q.S. an-Nahl: 90). Hal ini penting, karena apabila terjadi pemanfaatan yang tidak seimbang atau pemborosan yang terjadi adalah kerusakan alam yang pada gilirannya adalah ketidakseimbangan sunnatullah (hukum alam). Kerugiannya juga pada manusia dalam jangka panjang. Kedua, minimalisasi kesenjangan distributif. Tujuan ini berkaitan dengan prinsip dasar ekonomi Islam, keadilan distributif. Keadilan distributif didefinisikan sebagai suatu distribusi pendapatan dan kekayaan yang tinggi, sesuai dengan norma-norma fairness yang diterima secara universal.  Tujuan ini juga berhubungan dengan prinsip kesamaan harga diri dan persaudaraan (Q.S. al-A’raf: 32), prinsip tidak dikehendakinya pemusatan harta dan penghasilan pada sejumlah kecil orang tertentu (Q.S. al-Hasyr: 7), dan untuk memperbaiki kemiskinan absolut dan mengurangi kesenjangan pendapatan dan kekayaan yang mencolok (Q.S. al-Ma’arij: 24-25).  Untuk mencapai tujuan ini beberapa institusi Islam bisa dimanfaatkan seperti zakat dan wakaf. Ketiga, maksimalisasi penciptaan lapangan kerja. Pertumbuhan ekonomi merupakan sarana untuk mencapai keadilan distributif, sebagian karena mampu menciptakan kesempatan kerja (baru) yang lebih banyak daripada yang mungkin bisa diciptakan dalam keadaan ekonomi statis. Penciptaan lapangan kerja juga harus diimbangi dengan pemberian tingkat upah yang adil berdasarkan usaha-usaha produktifnya. Pemerintah dalam hal ini berkewajiban untuk memastikan kesempatan kerja yang seluas-luasnya dengan mendorong kegiatan ekonomi yang aktif, terutama dalam sektor-sektor yang mampu menyerap semua lapisan. Keempat, maksimalisasi pengawasan. Salah satu bagian integral dari kesatuan sistem ekonomi Islam adalah lembaga Hisbah. Peranannya, sebagaimana dirumuskan Ibn Taimiyah, adalah melaksanakan pengawasan terhadap perilaku sosial, sehingga mereka melaksanakan yang benar dan meninggalkan yang salah.  Lembaga Hisbah adalah lembaga pengawasan terhadap penyimpangan, di antaranya dari kegiatan ekonomi. Dalam pemerintahan yang modern saat ini, lembaga ini dapat diaplikasikan dengan modefikasi tertentu yang mempunyai tugas dan wewenang yang sama. Pengawasan dalam ekonomi Islam adalah penting, karena suatu sistem ekonomi yang adil tidak akan berjalan apabila terjadi kecurangan yang disebabkan oleh perilaku menyimpang pelaku ekonomi.
12.  ASAS PENERAPAN HUKUM ISLAM
Asas hukum islam adalah suatu kebenaran yang menjadi pokok dasar atau tumpuan Hukum Islam.
Macam-macam asas hukum islam adalah sebagai berikut :
1. Adam al-Haraj (Meniadakan Kesukaran)
Dalam menetapkan syariat Islam, al-Quran senantiasa memperhitungkan kemampuan manusia dalam melaksanakannya. Itu diwujudkan dengan mamberikan kemudahan dan kelonggaran (tasamuh wa rukhsah) kepada manusia, agar menerima ketetapan hukum dengan kesanggupan yang dimiliknya.
2. Taqlil Al-taklif (Menyedikitkan pembebanan)
Prinsip kedua ini merupakan langkah prenventif (penanggulangan) terhadap mukallaf dari pengurangan atau penambahan dalam kewajiban agama. Al-Quran tidak memberikan hukum kepada mukallaf agar ia menambahi atau menguranginya, meskipun hal itu mungkin dianggap wajar menurut kacamata sosial. Hal ini berguna memperingan dan menjaga nilai-nilai kemaslahatan manusia pada umumnya, agar tercipta suatu pelaksanaan hukum tanpa didasari parasaan terbebani yang berujung pada kesulitan.
3. Tadarruj fi al-Tasyri’ (Berangsur-angsur dalam pesyariatan)
Hal ini terkait erat dengan prinsip kedua, yakni tidak memberatkan umat. Karena itulah, hukum syariat dalam al-Quran tidak diturunkan secara serta merta dengan format yang final, melainkan secara bertahap, dengan maksud agar umat tidak merasa terkejut dengan syariat yang tiba-tiba. Karenanya, wahyu al-Quran senantiasa turun sesuai dengan kondisi dan realita yang terjadi pada waktu itu.
4. Muthobiqun Li Mashalihil Ummah (Sejalan dengan kemashlahatan ummat)
Manusia adalah obyek dan subyek legislasi hukum al-Quran. Seluruh hukum yang terdapat dalam al-Quran diperuntukkan demi kepentingan dan perbaikan kehidupan umat, baik mengenai jiwa, akal, keturunan, agama, maupun pengelolaan harta benda, sehingga penerapan hukumnya al-Quran senantiasa memperhitungkan lima kemaslahatan, di situlah terdapat syariat Islam.
5. Tahqiqul ‘Adalah (Menghendaki adanya realisasi keadilan)
Persamaan hak di muka adalah salah satu prinsip utama syariat Islam, baik yang berkaitan dengan ibadah atau muamalah. Persamaan hak tersebut tidak hanya berlaku bagi umat Islam, tatapi juga bagi seluruh agama. Mereka diberi hak untuk memutuskan hukum sesuai dengan ajaran masing-masing, kecuali kalau mereka dengan sukarela meminta keputusan hukum sesuai hukum Islam. 
Ada tiga pilar yang menjadi landasan : Pertama: ketakwaan yang tertanam dan terbina pada setiap individu di tengah-tengah masyarakat.Kedua: sikap masyarakat untuk saling mengontrol pelaksanaan hukum Islam dan mengawasi serta mengoreksi perilaku penguasa. Ketiga: negara/pemerintahan sebagai pelaksana hukum syariat. Sekalipun terdapat ketakwaan individu dan kontrol sosial, pelaksana tathbîq al-ahkâm adalah negara. Realitas menunjukkan bahwa individu dan masyarakat melaksanakan Islam. Adapun negara adalah pihak yang menegakkan dan bertanggung jawab atas tegaknya syariat Islam di tengah-tengah masyarakat. Karena itu, negara Khilafah merupakan metode tathbîq al-ahkâm. Padanyalah Allah memberikan amanah untuk menerapkan syariat Islam. Kepala negara (Khalifah) beserta aparatnya adalah yang menjalankan amanah itu. Bahkan sesungguhnya merekalah yang bertanggung jawab mulai dari hal yang sekecil-kecilnya hingga yang sebesar-besarnya. Rasulullah saw. bersabda:
«اَلإِمَامُ رَاعٍ وَ هُوَ مَسْؤُوْلٌ عَنْ رَعِيَتِهِ»
Imam/Khalifah adalah pengurus rakyat dan dia bertanggung jawab atas rakyat yang diurusnya. (HR al-Bukhari, Muslim, Ahmad dari Ibnu Umar. Lihat: Yusuf an-Nabhani, Al-Fath al-Kabîr, II/330-331).
13.  HUKUM POLITIK EKONOMI ISLAM
1.      Pengertian Politik Hukum
Politik hukum adalah arahan atau garis resmi yang dijadikan dasar pijak dan cara untuk membuat dan melaksanakan hukum dalam rangka mencapai tujuan bangsa dan negara. Politik hukum merupakan upaya menjadikan hukum sebagai proses pencapaian tujuan negara.
2.      Politik ekonomi Islam
Politik ekonomi adalah tujuan yang ingin dicapai oleh hokum-hukum yang dipergunakan untuk memecahkan mekanisme mengatur urusan manusia. Sedangkan politik ekonomi Islam adalah jaminan tercapainya pemenuhan semua kebutuhan primer (bacis needs) tiap orang secara menyeluruh, berikut kemungkinan taip orang untuk memenuhi kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai dengan kadar kesanggupannya, sebagi individu yang hidup dalam sebuah masyarakat yang memiliki gaya hidup (life style) tertentu.
3.      Politik Hukum Ekonomi Syariah
Perkembangan politik hukum ekonomi syariah diawali di bidang perbankan, yaitu dengan keluarnya UU No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan yang kemudian diubah dengan UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992.
Berdasarkan UU No. 7 Tahun 1992 itu bank syariah dipahami sebagai bank bagi hasil.Selebihnya bank syariah harus tunduk kepada peraturan perbankan umum yang berbasis konvensional.
Dengan diberlakukannya UU No. 10 Tahun 1998 tentang Perubahan Atas UU No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, landasan hukum bank syariah menjadi cukup jelas dan kuat, baik dari segi kelembagaannya maupun landasan operasionalnya. Dalam UU ini ‘prinsip syariah’ secara definitif terakomodasi.Eksistensi bank syariah semakin diperkuat kuat dengan adanya UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang menyatakan bahwa Bank Indonesia dapat menerapkan kebijakan moneter berdasarkan prinsip-prinsip syariah (Pasal 1 angka 7 dan pasal 11).